Mengetahui Berbagai Macam Tekhnik Penjernihan Air Sederhana

Mengetahui Berbagai Macam Tekhnik Penjernihan Air Sederhana

Penjernihan Air – Proses penjernihan air memang dinilai sangatlah membantu banyak orang untuk bisa mendapatkan air di banyak tempat.

Melalui proses penjernihan  ini, air yang pada mulanya tampak kotor dan juga terdapat banyak sekali kuman, selanjutnya akan menjadi  aman pada saat digunakan dan juga bisa menjadi layak untuk dikonsumsi.

Hal seperti ini semakin lama pun menjadi semakin banyak dilakukan. Tidak hanya dalam skala besar, akan tetapi juga bisa dilakukan sendiri dengan sederhana di rumah.

Mengetahui Berbagai Macam Tekhnik Penjernihan Air Sederhana

Saat ini, banyak sekali tempat yang langka dengan air bersih, termasuk juga di beberapa wilayah yang ada di Indonesia. Mereka banyak sekali yang merasa kesulitan dan perlu menggunakan berbagai usaha untuk bisa mendapatkan air.

Di kota-kota besar, jumlah air yang bersih dan bisa dikonsumsi masyarakat juga semakin berkurang seiring dengan banyaknya pembangunan di kota.

Berbagai macam cara dilakukan warga perkotaan untuk bisa menikmati air bersih. Entah itu digunakan untuk mencuci, minum, serta digunakan untuk keperluan harian yang lainnya.

penjernihan air

Banyak orang yang bisa menggunakan air bersih harus dengan membeli air per jerigen. Jika hal tersebut dilakukan di setiap hari, maka bisa menjadikan pengeluaran seseoarang menjadi sangat banyak.

Untuk mengatasi hal tersebut, anda semua bisa melakukan penjernihan air secara mandiri. Selain untuk bisa merubah fungsi air kotor menjadi layak pakai, sebenarnya penjernihan air ini dilakukan dengan tujuan yang lebih penting.

Yang mana digunakan untuk kesehatan serta digunakan untuk keamaan diri dan juga keluarga. Penjernihan air juga berfungsi untuk meningkatkan kadar kualitas dari air.

Yang mana dalam air tersebut terdapat zat tercemar, kotoran, kuman, serta kandungan berbahaya lainnya. Banyak teknik penjernihan air yang bisa anda lakukan untuk bisa mendapatkan air bersih dan layak digunakan.

Teknik Penjernihan Air Sederhana

penjernihan air

Terdapat berbagai macam teknik penjernihan air sederhana yang bisa dipakai untuk mendapatkan air bersih. Untuk cara yang paling mudah dan juga sering digunakan diantaranya dengan membuat saringan air.

Mungkin yang paling tepat yaitu dengan cara membuat penjernih air atau membuat saringan air yang sederhana.

Harus anda ketahui, jika air bersih yang diperoleh dari proses penyaringan air secara sederhana ini tidak mampu untuk menghilangkan sepenuhnya garam yang terlarut pada air tersebut.

Anda bisa memakai destilasi sederhana guna menghasilkan air yang tidak memiliki kandungan garam. Berikut  ini adalah cara sederhana yang digunakan untuk memperoleh air bersih dengan cara penyaringan air :

1. Teknik Penjernihan Air dengan Kain Katun

Pembuatan saringan air yang dilakukan dengan memakai kain katun termasuk salah satu teknik penyaringan yang paling sederhana atau yang paling mudah. Air keruh yang disaring dengan memakai kain katun yang bersih.

Saringan ini juga bisa membersihkan air dari kotoran maupun dari organisme kecil yang terdapat pada air keruh. Air yang asalnya dari hasil saringan itu sesuai dengan ketebalan serta kerapatan kain yang dipakai.

2. Teknik Penjernihan Air dengan Kapas

Teknik saringan air ini bisa memberikan sebuah hasil yang pastinya dinilai lebih baik dengan teknik sebelumnya. Tak berbeda dengan penjernihan air dengan memanfaatkan kain katun, penyaringan dengan kapas juga bisa untuk membersihkan air dari kotoran.

Selain itu juga bisa membersihkan dari organisme kecil terdapat pada air keruh. Hasil saringan juga disesuaikan dengan ketebalan serta dengan kerapatan kapas yang dipakai.

3. Teknik Penjernihan Air Aerasi

Aerasi juga termasuk proses penjernihan yang dilakukan dengan cara mengisikan oksigen pada air. Dengan oksigen tersebut diisikannya pada dalam air, maka zat-zat seperti karbon dioksida dan juga hidrogen sulfida serta metana yang bisa berpengaruh terhadap rasa dan bau dari air bisa menjadi berkurang, bahkan juga bisa dihilangkan. Kemudian, untuk partikel mineral yang terlarut pada air seperti besi akan teroksidasi dan secara cepat. Setelah itu akan membentuk lapisan endapan yang selanjutnya bisa dihilangkan dengan lewat proses sedimentasi maupun filtrasi.

4. Saringan Pasir Lambat (SPL)

Saringan pasir lambat juga termasuk jenis saringan air yang dibuat menggunakan lapisan pasir  yang ada di bagian atas. Kemudian untuk kerikil diletakkan pada bagian bawah.

Air bersih juga bisa diperoleh dengan jalan menyaring air baku yang lewat pada lapisan pasir terlebih dahulu baru, selanjutnya baru melewati lapisan kerikil.

5. Saringan Pasir Cepat (SPC)

Saringan pasir cepat sama halnya dengan saringan pasir lambat. Yang mana  terdiri atas lapisan pasir  yang ada di bagian atas dan juga kerikil yang ada di bagian bawah.

Namun, untuk arah penyaringan air terbalik apabila dibandingkan dengan saringan pasir lambat. Diantaranya dari bawah ke atas (up flow).

Air bersih juga bisa diperoleh dengan jalan menyaring air baku dengan lewat lapisan kerikil terlebih dahulu baru selanjutnya melewati lapisan pasir.

6. Teknik Penjernihan Air Gravity-Fed Filtering System

Gravity-Fed Filtering System juga merupakan teknik gabungan dari Saringan Pasir Cepat(SPC) serta teknik Saringan Pasir Lambat(SPL). Air bersih akan didapatkan dengan melalui dua tahap.

Untuk yang pertama, air disaring dengan memakai Saringan Pasir Cepat (SPC). Kemudian, untuk air hasil penyaringan itu selanjutnya hasilnya disaring lagi dengan memakai Saringan Pasir Lambat.

Dengan menggunakan sebanyak dua kali penyaringan itu, maka diharapkan kualitas dari air bersih yang dihasilkan itu bisa menjadi yang lebih baik.

Guna mengantisipasi debit air yang merupakan hasil penyaringan yang dikeluarkan melalui Saringan Pasir Cepat, maka bisa dipakai beberapa / multi Saringan Pasir Lambat.

7. Saringan air sederhana / tradisional

Saringan air sederhana atau dengan teknik yang tradisional termasuk salah satu metode modifikasi dari saringan pasir arang serta saringan pasir lambat.

Dengan menggunakan saringan tradisional ini, tak hanya memanfaatkan pasir, kerikil, batu dan juga arang saja. Akan tetapi juga ditambah satu buah lapisan ijuk yang asalnya dari sabut kelapa.

8. Teknik Penjenihan Air dengan Saringan Keramik

Saringan keramik juga bisa disimpan untuk jangka waktu yang lama.  Dengan demikian bisa dipersiapkan serta dimanfaatkan untuk keadaan yang darurat. Air bersih juga bisa diperoleh dengan jalan penyaringan lewat elemen filter keramik.

Beberapa filter keramik juga menggunakan campuran perak yang fungsinya yaitu untuk disinfektan serta untuk membunuh bakteri.

Pada saat proses penyaringan, kotoran yang terdapat pada air baku bisa menjadi tertahan. Kemudian, lama kelamaan akan menumpuk serta bisa menyumbat permukaan filter.

Dengan demikian untuk mencegah penyumbatan yang mungkin begitu sering, maka air baku yang dimasukkan sebaiknya kondisinya jangan kotor. Untuk merawat saringan air ini bisa dilakukan dengan cara menyikat filter keramik dalam air yang mengalir.

9. Saringan Cadas / Jempeng / Lumpang Batu

Saringan cadas ini juga termasuk alat penjernihan keramik yang mirip dengan saringan keramik. Air akan disaring dengan memakai pori-pori yang asalnya dari batu cadas.

Saringan ini pada umumnya dipakai oleh warga masyarakat dari desa Kerobokan, Bali. Saringan itu dimanfaatkan untuk menyaring air yang asalnya dari sumur gali maupun air dari saluran irigasi sawah.

Itulah beberapa teknik penjernihan air sederhana yang bisa Anda coba. Semoga tulisan ini bisa menambah wawasan dan bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *